10 manusia yang hidup dengan binatang buas

Monday, 3 June 20131comments

Kelangkaan beberapa spesies binatang di dunia ini kebanyakan terjadi akibat tindakan manusia yang sudah diluar batas. Namun itu bukan berarti semua manusia itu adalah ancaman bagi keberadaan binatang. Beberapa manusia berikut ini justru begitu mencintai binatang dan memilih untuk hidup bersama binatang, dimana beberapa diantaranya hidup dengan binatang predator yang berbahaya. Siapa sajakah mereka??? Berikut adalah 9 manusia yang hidup dengan binatang :

1. Jane Goodall (50 lebih tahun hidup bersama simpanse)
Foto Jane Goodall
Jane mungkin adalah salah satu peneliti binatang paling terkenal dalam sejarah. Sejak tahun 1960, ketika umurnya masih 26 tahun, dia memutuskan untuk mengabdikan hidupnya meneliti Simpanse di Tanzania. Dia pun hidup bersama dengan beberapa simpanse untuk mengetahui secara lebih detil tentang kehidupan mereka.
Beberapa penemuannya yang paling terkenal antara lain, kenyataan bahwa simpanse bukanlah herbivora karena mereka juga makan daging. Penelitiannya juga berhasil menemukan bahwa simpanse memiliki kemampuan untuk menggunakan alat, dan hidup dalam kelompok-kelompok kecil, bukan kelompok besar.

2. Dian Fossey (18 tahun bersama Gorilla)
Foto Dian Fossey
Jika Jane Goodal adalah "Ratu Simpanse", maka Dian Fossey adalah "Ratu Gorilla". Wanita kelahiran January 16, 1932 ini menghabiskan 18 tahun hidupnya untuk meneliti gorilla di habitat aslinya di hutan gunung Rwanda sebelum mati dibunuh pada tahun 1985.
Jane hidup bersama sekelompok gorilla gunung di habitat aslinya selama 18 tahun untuk dapat meneliti mereka secara lebih intensif dan eksklusif. Setiap hari-harinya tidak pernah lepas dari para Gorilla hingga akhir hayatnya.

3. Birutė Galdikas (40 tahun bersama orang utan)
Foto Birutė Galdikas
Bersama dengan Jane Goodal dan Dian Fossey, Birute Galdikas adalah ahli primata paling ternama di dunia. Galdikas mengabdikan 40 tahun lebih hidupnya untuk meneliti orang utan di Tanjung Puting, Kalimantan. Kenyataan bahwa Orang utan jauh lebih sulit diteliti dibanding Gorilla gunung dan simpanse, tidak menyurutkan niatnya untuk meneliti primata endemik Indonesia ini.
Hasil penelitiannya sangat banyak. Seperti jarak 7 tahun yang dibutuhkan untuk orag utan betina dapat melahirkan lagi, dokumentasi lebih dari 400 jenis makanan yang dimakan oleh orang utan, serta penemuan tentang struktur sosial orang utan yang kompleks.

4. Timothy Treadwell (13 tahun bersama Beruang Grizzly di Alaska)
Foto Timothy Treadwell
Kita tentu tahu bahwa beruang Grizzly adalah binatang yang sangat berbahaya. Namun bagi Timothy Treadwell, itu bukanlah sebuah masalah. Bahkan selama 13 tahun masa hidupnya dihabiskan bersama binatang-binatang buas ini.
Metode penelitiannya terhadap beruang grizzly pun sangat kontroversial. Dia melanggar banyak aturan yang melarangnya untuk mendekati binatang buas tersebut. Namun sungguh ironis, pada tahun 2003 Treadwell dan kekasihnya, Amie Huguenard, tewas akibat serangan beruang.

5. Shaun Ellis (hidup dengan serigala)
Foto Shaun Ellis
Bisa dibilang orang ini adalah orang yang 'gila', meski sangat mengagumkan. Dia adalah peneliti serigala yang kontroversial. Saat ini dia hidup dengan 3 ekor serigala untuk meneliti kebiasaan mereka dengan metode yang sangat kontroversial seperti menirukan lolongan mereka, memakan bangkai bersama mereka, dan membiarkan si serigala menjilati luka-lukanya ketika dia terluka akibat digigit oleh salah satu serigala yang hidup bersamanya.

6. Charlie Vandergraw (Bertahun tahun hidup dengan beruang)
Foto Charlie Vandergraw
Berawal pada tahun 1985 saat seekor beruang masuk ke halaman rumahnya dan tiba-tiba memeluknya, Charlie menjadi begitu terpesona dengan binatang buas tersebut. Dia pun memutuskan untuk tinggal di Alaska dan secara ilegal mendekati dan memberi makan beruang-beruang yang ada di sana. Selama beberapa dekade pria ini benar-benar bisa bersahabat dengan beruag hitam dan beruang grizzly yang ada di sana.

7. Biksu-biksu di kuil Harimau, Thailand
Foto biksu di kuil Harimau, Thailand
Harimau seolah bukan binatang yang menakutkan bagi para biksu di kuil Wat Pha Luang Ta Bua atau lebih dikenal dengan nama tiger temple. Bagi para biksu di kuil ini, harimau-harimau yang berjumlah puluhan di kuil ini adalah saudara mereka.
Para biksu dibantu oleh para relawan merawat harimau mulai dari kecil hingga besar. Mereka memberi makan harimau-harimau tersebut dengan daging matang agar si harimau tidak pernah mencium darah dan liar. Uniknya, terkadang para biksu membawa harimau berbelanja di pasar layaknya membawa kucing piaraan. ckckck.

8. Riana Van Nieuwenhuizen (Tinggal satu rumah dengan 4 cheetah, 5 singa, dan 2 harimau)
Foto Riana Van Nieuwenhuizen
Wanita ini sungguh luar biasa. Pada tahun 2006 dia membeli cheetah pertamanya. Begitu tahu spesies kucing besar tersebut terancam punah, Riana pun memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya di departemen pengadilan dan membuat sebuah organisasi non-profit untuk melindungi binatang mengagumkan tersebut. 
Dan kini dia hidup bersama dengan 4 ekor cheetah, 5 singa, dan 2 harimau di rumahnya, tanpa kandang, tanpa rantai. Anda bisa melihatnya sendiri dalam video yang sudah diunggah di YouTube.

9. Chito (20 tahun lebih bersahabat dengan buaya raksasa)
Foto Chito dan buayanya yang diberi nama Pocho
Pria asal Kostarika ini dikenal dengan sebutan 'Manusia Buaya' karena dia bisa dengan santainya berenang, dan bermain dengan seekor buaya raksasa piaraannya yang diberi nama 'Pocho'. Menurutnya, dia dan buayanya sudah memiliki suatu ikatan pertemanan yang unik dimana keduanya tidak akan saling menyakiti. Dia menambahkan orang lain selain dirinya mungkin akan sangat berbahaya jika mendekati Pocho.

10.Kevin Richardson si penakluk singa
Foto Kevin Richardson
Pria kelahiran 1974 ini merupakan ahli perilaku binatang asal Afrika Selatan yang dapat dengan santainya mendekati predator-predator Afrika semacam Hyena, dan beberapa jenis kucing besar yang hidup di sana. Meskipun demikian, dia sudah diakui oleh dunia sebagai spesialis Singa. Dan dia pun mendapatkan julukan sebagai "Lion Whisperer". 
Metode pendekatannya terhadap singa bisa dibilang sangat kontroversial. Dia tidak menggunakan rantai atau tongkat, melainkan menggunakan kasing sayang, dan kepercayaan. Singa sudah seperti saudara baginya, bahkan singa liar yang belum pernah bertemu dengannya sebelumnya.

Referensi : banyak sekali sumber
Share this article :

+ comments + 1 comments

8 November 2016 at 02:33

I think your blog is very nice and thanks for your blog
poker online

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Fauna Gue - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger